Pemeriksaan Dan Perbaikan Komponen Poros Roda Belakang Periksalah dengan cermat dan teliti kemungkinan terjadi
kerusakan pada komponen-komponen sebagai berikut:
a. Periksa bantalan atau bearing terhadap keausan atau
kerusakan, bila bantalan aus atau rusak gantilah dengan
yang baru.

Dengan menggunakan SST dan hydrolik pres lepas bantalan
dari poros.

b. Pemeriksaan Oli Seal Kerusakan oli seal bisa menyebabkan kebocoran oli
differensial/ gardan. Hal ini bisa dilihat sekitar backing plat terdapat tanda-tanda oli keluar.
Keausan oli seal bisa dilihat pada bagian yang berhubungan dengan poros, bila masih runcing berarti baik, bila sudah rata berarti aus, ganti oli seal dengan yang baru bila sudah aus.
Dengan menggunakan SST lepas oli seal.

c. Pemeriksaan Poros Roda Belakang
Periksa alur poros roda belakang dari kemungkinan aus, retak atau puntiran.
Periksa poros roda belakang pada bagian dudukan penahan dalam dan bantalan dari kemungkinan keausan.
Dengan menggunakan dial indikator periksa poros roda belakang dari kebengkokkan dan keolengan pada flensnya.
Kebengkokkan/kelengkungan poros maksimum 1,5 mm Keolengan flens maksimum 0,1 mm.

3. Perakitan Dan Pemasangan Poros Roda Belakang
Persiapkan komponen-komponen yang telah diperiksa dari kerusakan dan yang baru.
Pemasangan kembali dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:
a. Menggunakan SST dan pres hydrolik pasang penahan bantalan luar dan bantalan/bearing batu.

b. Panaskan penahan bantalan dalam hingga kurang lebih 1500C didalam oli pemanas.

c. Menggunakan SST dan preshydrolik pasang penahan bantalan dalam saat masih panas.

d. Menggunakan SST pasang oli seal yang telah diolesi gemuk pada kedalaman 6mm.



Komentar :
Posting Komentar